I made this widget at MyFlashFetish.com.

cari

nyadran

19.55 Posted In Edit This 0 Comments »
Desa Salam, Magelang - Jawa Tengah ,kali ini saya sedang mengikuti upacara adat masyarakat desa salam, namanya nyadran. Nyadran adalah upacara adat di desa ini dengan cara berdoa bersama untuk mendoakan sanak keluarga yang meninggal, doa dipimpin oleh seorang pemuka agama dengan ditambah ceramah-ceramah seperti layaknya pengajian. Namun ada yang unik dari upacara tersebut. Yak, uniknya seluruh warga desa membawa makanan yang ditempatkan di tempat nasi dan lauk yang berbentuk rantang besar yang disebut pulo. Pulo ini terbuat dari bambu, biasanya pulo ini dibawa para lelaki dengan cara disangga di atas kepala.


Setelah prosesi berdoa selesai, acara dilanjutkan dengan makan bersama. Seluruh lauk yang dibawa disebarkan di atas nasi putih yang digelar di atas daun pisang. Hmmm, yang membuat saya terpesona, tidsk seperti di kota, di desa ini seluruh warga dari orang dewasa, anak muda sampai anak-anak turut memeriahkan acara ini. Para warga yang kebanyakan bermata pencaharian sebagai petani ataupun pedangang , tidak tanggung-tanggung untuk meninggalkan sejenak rutinitas mencari nafkahnya demi berpartisipasi mengikuti nyadran. Mereka juga saling berbagi makanan untuk para tetangga maupun fakir miskin yang disekitarnya. Salut deh saya(... -_-...)




Read More..

Keluarga yang keliling dunia

07.13 Posted In Edit This 0 Comments »

Betapa menyenangkannya bisa keliling dunia bersama keluarga tercinta. Ups, tapi bagaimana jika keliling dunia dengan menghabiskan waktu selama 11 tahun?
Ya itulah kehidupan yang dijalani oleh pasangan asal Argentina Candelaria dan Herman Zapp. Herman Zapp dan keluarganya telah menjalani perjalanan keliling dunia yang tidaklah singkat, hingga lahirlah putra putri mereka yang lahir di negara-negara yang berbeda. Pampa (8th) lahir di AS, Tehue (5th) di Argentina, Paloma (3th) di Kanada, dan Wallaby (1th) di Australia.
Mereka berkeliling dunia dengan mengendarai mobil. Mobil yang dipakai bukanlah jenis mobil yang tahan segala medan, melainkan mobil antik Graham Paige ( Model 610 ) buatan Detroit tahun 1982. Namun sayangnya mobil yang sekaligus menjadi rumah,tempat bermain, tempat sekolah dan tempat beristirahat itu tidak bisa masuk ke jalan tol karena hanya mempunyai kecepatan maksimum 60 km/jam.
Mereka telah mengunjungi jepang, korea,Cina , selandia Baru, Malysia dan masih banyak lagi. Di setiap persinggahannya Herman mencari kerja demi nafkah, Candelaria melukis dan membukukan perjalanannya untuk dijual. Setelah selama 11 tahun menempuh lebih dari 200 ribu km, mereka masih ingin melanjutkan berpetualangnya hingga anak sulungnya , Pampa berusia 10 tahun, karena mereka harus menyekolahkan puteranya di sekolah formal. (today.msnbc.msn.com) Read More..

BATU BESAR HIDUP KITA

06.42 Posted In Edit This 0 Comments »
Suatu hari seorang dosen sedang memberi kuliah tentang manajemen waktu pada para mahasiswa. Dengan penuh semangat ia berdiri depan kelas dan berkata, "Okay, sekarang waktunya untuk quiz." Kemudian ia mengeluarkan sebuah ember kosong dan meletakkannya di meja. Kemudian ia mengisi ember tersebut dengan batu sebesar sekepalan tangan. Ia mengisi terus hingga tidak ada lagi batu yang cukup untuk dimasukkan ke dalam ember. Ia bertanya pada kelas, "Menurut kalian, apakah ember ini telah penuh?" Semua mahasiswa serentak berkata, "Ya!"
Dosen bertanya kembali, "Sungguhkah demikian?" Kemudian, dari dalam meja ia mengeluarkan sekantung kerikil kecil. Ia menuangkan kerikil-kerikil itu ke dalam ember lalu mengocok-ngocok ember itu sehingga kerikil-ker ikil itu turun ke bawah mengisi celah-celah kosong di antara batu-batu. Kemudian, sekali lagi ia bertanya pada kelas,
"Nah, apakah sekarang ember ini sudah penuh?" Kali ini para mahasiswa terdiam. Seseorang menjawab, "Mungkin tidak."
"Bagus sekali," sahut dosen. Kemudian ia mengeluarkan sekantung pasir dan menuangkannya ke dalam ember. Pasir itu berjatuhan mengisi celah-celah kosong antara batu dan kerikil. Sekali lagi, ia bertanya pada kelas, "Baiklah, apakah sekarang ember ini sudah penuh?" "Belum!" sahut seluruh kelas.
Sekali lagi ia berkata, "Bagus. Bagus sekali." Kemudian ia meraih sebotol air dan mulai menuangkan airnya ke dalam ember sampai ke bibir ember. Lalu ia menoleh ke kelas dan bertanya, "Tahukah kalian apa maksud illustrasi ini?"
Seorang mahasiswa dengan semangat mengacungkan jari dan berkata, "Maksudnya adalah, tak peduli seberapa padat jadwal kita, bila kita mau berusaha sekuat tenaga maka pasti kita bisa mengerjakannya."
"Oh, bukan," sahut dosen, "Bukan itu maksudnya. Kenyataan dari illustrasi mengajarkan pada kita bahwa: bila anda tidak memasukkan "batu besar" terlebih dahulu, maka anda tidak akan bisa memasukkan semuanya."
Apa yang dimaksud dengan "batu besar" dalam hidup anda? Anak-anak anda; Pasangan anda; Pendidikan anda; Hal-hal yang penting dalam hidup anda; Mengajarkan sesuatu pada orang lain; Melakukan pekerjaan yang kau cintai; Waktu untuk diri sendiri; Kesehatan anda; Teman anda; atau semua yang berharga.
Ingatlah untuk selalu memasukkan "Batu Besar" pertama kali atau anda akan kehilangan semuanya. Bila anda mengisinya dengan hal-hal kecil (semacam kerikil dan pasir) maka hidup anda akan penuh dengan hal-hal kecil yang merisaukan dan ini semestin ya tidak perlu. Karena dengan demikian anda tidak akan pernah memiliki waktu yang sesungguhnya anda perlukan untuk hal-hal besar dan penting.
Oleh karena itu, setiap pagi atau malam, ketika akan merenungkan cerita pendek ini, tanyalah pada diri anda sendiri: "Apakah "Batu Besar" dalam hidup saya?" Lalu kerjakan itu pertama kali."
IMPIAN = BATU BESAR
www.outbondmalang.com Read More..